Feeds:
Posts
Comments

.

Hari ini saya sudah kehilangan. Kehilangan figur seorang yang sudah banyak memberikan inspirasi dalam kehidupan saya. Beliau adalah Om Yun. Beliau adalah salah seorang tokoh yang memprakarsai berdirinya forum silahturahmi keluarga besar Datuk Maruhun. Beliau adalah kawan sekaligus lawan yang tangguh dalam permainan kartu “gapleh” yang hampir selalu menghiasi kebersamaan saya bersama beliau. Begitu banyak kesenangan yang sudah beliau berikan, pada saya dan pada seluruh keluarga besar Datuk Maruhun lainnya. Disamping kesenangan-kesenangan itu, tak banyak hal yang dapat saya kenang tentang beliau. Satu hal yang  pasti, di mata saya, beliau adalah sosok yang mulia. Begitu mulianya, di akhir masa hidupnya, beliau tak henti-hentinya untuk selalu membahagian orang-orang di sekitar beliau. Selamat jalan Om Yun. Do’a saya dan seluruh keluarga besar Datuk Maruhun menyertai kepergianmu. Semoga Allah SWT melapangkan jalanmu menuju singgasana-Nya.Amin.

..lately..

Belakangan ini, banyak hal yang terjadi dalam kehidupan saya. Begitu banyaknya saya sampai lalai untuk bersyukur atas semua hal tersebut. Mulai dari bersyukur atas munculnya jawaban dari salah satu do’a yang hampir selalu(red, tak lupa) saya panjatkan disetiap sujud saya. Sampai mensyukuri masalah yang muncul beriringan dengan jawaban tersebut. Semoga Allah SWT tetap melimpahkan perhatian dan kasih sayang-Nya kepada hamba-Nya yang satu ini.Amin.

Cukup dengan pendahuluannya. Jawaban. Kenapa saya cetak tebal? Alasannya adalah karena kata ini adalah salah satu hal yang ingin saya bahas untuk saat ini.

Jawaban. Berdasarkan KAMUS LENGKAP BAHASA INDONESIA yang saya miliki. Anehnya, tidak ada kata jawaban dalam kamus saya. Sungguh aneh, kenapa sang penerbit(atau sang pengarang? Entahlah, siapa yang harus dipersalahkan dalam hal ini) berani menggunakan kata  lengkap(tak lupa dengan iringan penulisan cetak tebal dan penggunaan huruf kapital sesuai dengan pola dalam ber-Bahasa Indonesia yang baik dan benar)kalau pada kenyataannya banyak kamus bahasa Indonesia lain yang dicetak jauh lebih tebal, yang menurut logika pasti akan jauh lebih lengkap dibanding kamus yang saya miliki. Entahlah, mungkin karena kata ini merupakan kata berimbuhan. Baiklah, dengan menggunakan pengetahuan ber-Bahasa Indonesia  yang baik dan benar, yang sudah saya dapatkan semenjak Sekolah Dasar. Saya akan  mencoba menjelaskan arti kata jawaban. Berdasarkan kata dasar dan akhiran -an(saya sempat bingung memikirkan kata lain yang memiliki pola yang sama dengan kata ini. Sejauh ini saya hanya mendapatkan beberapa kata seperti : mobilan, kutuan, layangan , panuan dan kata-kata lainnya yang entah mengapa tidak membantu saya dalam penelusuran arti kata yang dibentuk oleh penggunakan akhiran -an) yang digunakan, jawaban memiliki arti segala sesuatu yang berkaitan dengan sambut, sahut atau balas.

Cukup dengan prolog tentang  jawaban. Hal yang ingin saya tekankan pada tulisan ini adalah “benarkah semua jawaban atas semua do’a yang saya panjatkan merupakan yang terbaik ?”.

Sebagai manusia, disadari atau tidak, saya selalu mengharapkan segala sesuatu yang lebih dari sekadar baik, paling baik jika memungkinkan atau setidaknya lebih baik. Namun, apakah hal yang baik menurut manusia merupakan hal yang sudah cukup baik bagi Allah SWT ? Saya harus belajar lebih banyak tentang sabar dan syukur.

Selama ini, saya selalu protes terhadap segala sesuatu yang berjalan di luar kehendak saya. Mungkin saja semua hal tersebut memang ditakdirkan untuk berjalan seperti itu. Kenapa? Agar saya bisa belajar. Pasti ada hikmah disetiap kejadian. Terima kasih ya Allah atas semua yang telah Engkau berikan.

..finally..

I have my own blog..

yipee..

I don’t really know what should I write..

still..

I’d write it anyway..

so..

enjoy..

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.